Contoh Use case, Activity, Sequence dan Class Diagram
Seseorang yang membua program akan merasa sangat kesulitan dalam tahapan pembuatan program tersebut dikarenakan belum adanya kematangan atau rencana dari kejadian - kejadian yang akan terjadi ketika program tersebut dibuat dan dijalankan. Untuk mengurangi masalah dan membuat program berjalan dengan lancar, maka sistem use case Activity Diagram, Sequence Diagram , dan Class Diagram sangat diperlukan dalam pembuatan sebuah aplikasi.
Use case
Use case sendiri yaitu sebuah gambar yang menggambarkan tingkah laku dari program, tingkah laku dan menu - menu dari program digambar kan pada use case, biasanya menu - menu tersebut diletakan ditengah kotak yang, setiap menu atau fungsi yang ada didalam program ditulis kedalam use case, perintah tersebut seperti memanilukasi data, mencetak data, mengirimkan hasil dan masih banyak yang lainnya. didalam use case terdapat aktor yang berperan sebagai pengguna dan admin, setiap aktor dapat menjalankan fungsi mereka masing-masing sesuai dengan tingkatan yang mereka kerjakan.
Dan berikut adalah contoh dari Use Case :
Activity Diagram
Activity Diagram merupakan gambaran yang dibuat untuk mengetahui proses berjalan nya yang kita buat, dimana setiap jalan yang dilalui program ditulis didalam activity diagram. penggambaran activity diagram dimulai saat user menjalankan aplikasi kemudian user memilih menu yang akan di jalankan, setelah itu aplikasi atau server akan merespos perintah yang di inputkan oleh user/pengguna, jika proses berjalannya program tersebut memerlukan koneksi database makan langkah selanjutnya akan dihubungkan ke database dan apabila dari dari database memerlukan proses yang akan dijalankan oleh aplikasi, jalan atau rule dikembalikan oleh aplikasi, kemudian aplikasi akan memproses data dan dikembalikan lagi ke user.
Berikut adalah contoh dari activity diagram :

Class Diagram
Class Diagram adalah sebuah fungsi atau pembagian yang dilakukan untuk menjalankan program yang dibuat, dimana pembagian tersebut dipisahkan berdasarkan perintah dan fungsi yang berbeda - beda. setiap fungsi tediri dari beberapa attribut dan variabel, dimana nantinya semua attribut atau variabel tersebut akan digabungkan didalam 1 class. dan class 1 dengan yang lain akan dihubungkan dengan rule, rule ini menandakan proses berjalanya perintah dari 1 class ke class yang lain. didalam class terdapat beberapa perintah, yaitu set dan get, set digunakan untuk mengatur fungsi atau perintah didalam suatu class dan get digunakan untuk mengambil nilai dari fungsi set yang telah dibuat sebelumnya.
berikut adalah contoh dari class diagram :
Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang akan membuat sebuah program dan terbantu dengan adanya contoh use case, activity dan class diagram, mohon maaf jika ada kesalahan. terimakasi ....




EmoticonEmoticon