Cara Setting Ip
secara DHCP (Otomatis)
DHCP
(Dynamic Host Configuration Protocol)
adalah protokol berbasis client server dimana protokol tersebut digunakan untuk
memudahkan pengalokasian atau pembagian alamat ip pada suatu jaringan. Jaringan
yang tidak menggunakan DHCP harus melakukan konfigurasi ip secara manual,
sehingga akan memakan waktu yang lama dan konfigurasi tersebut. Jika menggunakan
DHCP maka semua komputer yang terhubung ke jaringan lokal akan secara otomatis
mendapatkan alamat ip secara otomatis dari DHCP Server. Parameter jaringan yang
dapat diberikan oleh DHCP, seperti network ID, default gateway dan DNS server.
Aplikasi yang digunakan : Cisco
Packet Tracer
Langkah-Langkah Pengaturan DHCP :
Sebelum melakukan konfigurasi
dhcp, kita harus mempunyai bahan ip address yang telah di subnet.
Ip : 192.168.10.0/24
Ruang A : 100 pc
Ruang B : 50 pc
Ruang C : 38 PC
Sehingga didapatkan hasil
subnetting seperti berikut :
Ruang A
|
Subnet Mask
|
Network ID
|
Ip Valid Pertama
|
Ip Valid Terakhir
|
Broadcast
|
255.255.255.128
|
192.168.10.0
|
192.168.10.1
|
192.168.10.126
|
192.168.10.127
|
|
Ruang B
|
255.255.255.192
|
192.168.10.128
|
192.168.10.129
|
192.168.10.190
|
192.168.10.191
|
Ruang C
|
255.255.255.192
|
192.168.10.192
|
192.168.10.193
|
192.168.10.254
|
192.168.10.255
|
Membuat rangkaian network 3
ruangan di cisco packet tracer.
1. Buat router PT-Empty.
1. Buat router PT-Empty.
router PT-Empty
digunakan ketika akan menginputkan jumlah dan jenis port sesuai dengan yang
kita inginkan.
Router-PT
mempunyai jumlah dan jenis port sesuai bawaan aplikasi cisco pasket tracer.
2. Klik
pada router kemudia tekan tombol power untuk mematikan daya dari router.
3. Tekan
PT-ROUTER-NM-1CFE (Fast Ethernet), kemudian drag kedalam port yang masih
kosong. Terdapat 3 port pada router karena pada rangkaian ini digunakan 3
ruang, dimana setiap ruang menggunakan 1 port router. Hidupkan kembali router.
4. Buat
rangkaian Swich, Swich digunakan sebagai penghubung antara router dengan
komputer. 1 swich dapat memuat banyak komputer pada setiap ruangan.
5. Buat
Swich seperti rangkaian berikut.
6.Membuat
rangkain komputer.
7.Atur
router, switch dan pc menjadi seperti rangkain berikut ini :
8. Menyambung
setiap rangkaian menggunakan kabel otomatis,
Kabel tersebut digunakan memilih tipe yang cocok digunakan untuk
masing-masing port secara otomatis.
9. Lakukan
pengkabelan mulai dari router ke swich, kemudian dari switch ke komputer secara
berurutan.
Yang perlu di
perhatikan :
Fa0/0
(FastEthernet 0/0) adalah port untuk ruang A.
Fa1/0
(FastEthernet 1/0) adalah port untuk ruang B.
Fa2/0
(FastEthernet 2/0) adalah port untuk ruang C.
Saat melakukan konfigurasi DHCP tidak boleh
tertukar antara port pada router dengan ruang yang digunakan.
Konfigurasi DHCP
Tabel
Subnetting :
Ruang A
|
Subnet Mask
|
Network ID
|
Ip Valid Pertama
|
Ip Valid Terakhir
|
Broadcast
|
255.255.255.128
|
192.168.10.0
|
192.168.10.1
|
192.168.10.126
|
192.168.10.127
|
|
Ruang B
|
255.255.255.192
|
192.168.10.128
|
192.168.10.129
|
192.168.10.190
|
192.168.10.191
|
Ruang C
|
255.255.255.192
|
192.168.10.192
|
192.168.10.193
|
192.168.10.254
|
192.168.10.255
|
Ip address = (ip valid pertama) (subnet
mask) tiap ruang
Default router = ip valid pertama tiap
ruang
Network = (network id) (subnet mask) tiap
ruang
Dns server = ip valid pertama tiap ruang
1. Setting
IP Address Router DHCP Server
Klik Icon Router
DHCP Server, Pilih Tab CLI dan masukan perintah berikut :
enable
configure terminal
hostname DHCP-server
interface fastEthernet
0/0
ip address 192.168.10.1
255.255.255.128
no shutdown
exit
2. Menentukan
nama pool (jalur), default router, network id dan dns, masih didalam DHCP
Server yang sama masukan perintah berikut :
Ip dhcp pool
Ruang_A
default-router
192.168.10.1
network
192.168.10.0 255.255.255.128
dns-server
192.168.10.1
exit
3. Setting
DHCP excluded Address
Untuk Mengatur
Range IP yang tidak akan digunakan didalam jaringan. Karena ruang A terdapat
100 pc dan ip host valid ada 126 pc, maka 126-100 = 26 pc yang tidak terpakai.
Disini kita meng-excluded kan range ip 192.168.10.1 192.168.10.26
Masukan perintah
berikut :
ip dhcp
excluded-address 192.168.10.1 192.168.10.26
exit
copy
running-config startup-config
Klik pada
komputer di lab A, pilih dekstop -> ip configuration. Kemudian ganti static
menjadi dhcp, secara otomatis ip address, sebnet mask, default gateway, dns
server konfigurasi terisi di komputer.
Lakukan cara
setting yang sama kedalam ruang B dan C, ganti default router, network id, dns
server sesuai dengan tabel subnetting.









EmoticonEmoticon